Hari Terakhir di Pelangi-IV

Di hari terakhir para peserta melaksanakan bakti sosial dengan membagikan sembako kepada masyarakat di sekitar lokasi Pelangi. Baksos kali ini dilakukan seperti serangan fajar yaitu selepas shubuh, serentak di tujuh RT.

Setelah baksos berlangsung, para peserta melangsungkan sarapan pagi. Kemudian dilanjut dengan kegiatan bertani bersama masyarakat sekitar Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu (PM3). Kegiatannya variatif, muali dari persipan menanam, kegiatan menanam, merawat, membersihkan rumput liar, memanen dan merumput untuk makan sapi. Kami maklumi hampir semua pesertanya berasal dari perkotaan yang notabennya jarang sekali dengan kegiatan di desa. Tapi mau tidak mau, para peserta harus belajar dengan kegiatan yang bertema “andai aku jadi seorang petani dan peternak” ini. Dimana mereka harus mengetahui sebuah proses untuk meraih hasil. Serta harus merasakan hidup sebagai seorang petani.

Setelah kegiatan di ladang, adik-adik peserta pelangi harus bersegera mandi, berpacking serta berpamitan dengan keluarga tempat peserta menginap (Peserta putra). Peserta pelangi setelah itu mengikuti penutupan acara pelangi dan dijemput oleh kelurganya masing-masing.

Tak terasa empat hari sudah kami membersamai dan belajar bersama adik-adik peserta pelangi. Banyak hal yang dirasakan peserta pelangi hari ini, lelah, ngantuk, kangen, senang, sedih serta berbagai kenangan dan ilmu yang ada. Semua rasa campur aduk jadi satu setelah mengalami kegiatan yang berbeda-beda. Mulai dari qiyamul lail, materi keislaman, motivasi, kepenulisan, bakti sosial, outbound dan kegiatan lainnya. Alhamdulillah semua itu mereka lalui dengan semangat dan tulus meski kadang terasa berat untuk dijalani. Bahkan musyrif kadang merasa tidak tega membangunkan untuk qiyamul lail. Tapi inilah i’dad yang harus dijalani untuk menempa mental, fisik serta pikiran para peserta. Yang tujuannya tidak lain adalah agar menjadi lebih mandiri, disiplin dan tangguh.

Hari ini mereka telah kembali ke rumahnya masing-masing. Semoga setelah mengikuti acara pelangi ini, mereka selalu mengamalkan apa yang telah didapatkan di pelangi. Semoga ilmu yang didapat, menjadi ilmu yang bermafaat. Baik bagi diri sendiri maupun ummat.

Anak sholih jaman now pastinya sudah banyak mengerti teknologi. Kami berharap mereka yang sudah aktif bermedsos bisa memanfaatkan gadgetnya untuk hal yang positif dan mulia. Berdakwah menyeru kepada kebaikan dienul Islam ini.

Oleh : Kak Imam Makarim, (Musyrif kelompok Thalhah bin Ubaidillah)

Redaksi: M. Ari Pradana (Kemahasantrian PM3)